Seri Andrew Hidayat kpk-Cegah Cacingan Pada Anak

Kembali lagi di sesi Andrew Hidayat KPK,Kali ini kita akan membahas bagaimana caranya mengetahui anak cacingan dan cara mencegah nya,yuks simak artikel ini dan semoga bermanfaat untuk anda dan keluarga.

Cacingan pada anak sering disebabkan karena anak-anak belum sadar atas arti penting kebersihan. Misalnya setelah bermain, si kecil langsung saja makan tanpa mencuci tangan. Akibatnya telur cacing yang ada di tempat bermain masuk melalui pencernaan, kulit, usus, paru-paru bahkan otot.

Cacing juga bisa masuk ke dalam tubuh anak melalui makanan yang tidak higienis atau tidak diolah dengan benar.

andrew-hidayat-kpk-anaksakit
andrewhidayatkpkcacingan

Simak juga Tips menarik lain nya di Seri Andrew Hidayat KPK lain nya

Misalnya dari air minum yang tidak dimasak dengan benar, dari es batu yang berasal dari air mentah dan lain sebagainya.

Cacingan pada anak bahkan bisa juga disebabkan karena sanitasi, pasokan air yang kurang bersih, kepadatan penduduk, tanah yang lembab, serta bisa juga disebabkan karena iklim negara Indonesia.

Bagaimana Kasus Cacingan Di Indonesia?
Setelah di telusuri sebelum artikel ini di muat dalam Seri Andrew hidayat kpk di temukan fakta bahwa ,Menurut IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), angka cacingan di Indonesia mencapai 28%.

Lampiran Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2017, bahkan mengungkapkan bahwa prevelensi kasus anak cacingan di Indonesia kian meningkat mencapai angka 80%. Tak hanya itu, data WHO juga menunjukkan bahwa Indonesia masuk menjadi urutan ketiga, sebagai negara yang memiliki penderita cacing terbesar setelah India dan Nigeria.

andrew-hidayat-kpk-cacingan-anak
andrewhidayatkpkcacingan

Ciri-Ciri Anak Cacingan
Mom sebaiknya curiga anak terkena cacingan bila ia menunjukkan gejala-gejala seperti berikut:

• Mengeluh gatal yang terus-menerus di sekitar anus.

• Susah tidur karena merasakan gatal di sekitar anus.

• Sekitar anus terasa nyeri dan terjadi iritasi.

• Ditemukan adanya cacing pada feses atau tinja Si Kecil

Jika ternyata balita Anda terkena cacingan, Moms dapat membeli obat cacing tanpa resep dokter yang dapat diberikan setiap 6 bulan. Namun segeralah ke dokter, apabila Si Kecil menunjukkan gejala-gejala seperti:

• Terlihat lesu.

• Tidak nafsu makan.

• Perut buncit, tapi bagian tubuh lain sangat kurus.

• Mual dan muntah.

Cara Mencegah dan Mengatasi
Agar balita terhindar dari cacingan, lakukan hal-hal berikut ini, Moms:

• Biasakan hidup bersih, seperti mencuci tangan setelah bermain serta sebelum dan sesudah makan dengan air bersih dan sabun. Cuci tangan hingga benar-benar bersih sampai di sela-sela jari serta kuku. Biasakan pula balita mencuci kaki setelah bermain, bepergian, dan sebelum tidur.

• Gunakan sandal atau sepatu saat bermain di luar, terutama ketika berjalan di tanah. Ketika sampai di rumah dan melepas sepatu, tetap biasakan untuk mencuci kaki dengan bersih hingga ke sela-sela jari dan kuku.

• Jaga kebersihan kuku tangan dan kaki.

• Cuci bahan makanan dengan air bersih yang mengalir dan tutup makanan di atas meja agar tak dihinggapi lalat. Lalat juga bisa membawa telur-telur cacing.

Jadi, apakah Anda masih saja menyepelekan cacingan pada anak setelah melihat fakta tersebut? Miris memang melihat fakta mengejutkan mengenai cacingan di Indonesia. Namun, sebagai orangtua yang cerdas, kita tidak boleh sengaja abai. Harus ada solusi untuk mengatasi kasus cacingan pada anak ini.

Referensi : https://www.motherandbaby.co.id/article/2019/1/12/11543/Ini-Ciri-Ciri-Anak-Cacingan-dan-Cara-Mengatasinya

Baca Juga :
TIPS ALA ANDREW HIDAYAT KPK CEGAH RAMBUT RONTOK
Tips Menjadi Ibu Ala Andrew Hidayat KPK
Merencanakan Pernikahan Impian by Andrew Hidayat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *